Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

Bukan Kita, Tapi aku!

Gambar
Kecewa? pernah merasa kecewa? Tentu saja sering. Namun tergantung bagaimana diri kita menanggapinya. Marah? Balas dendam? atau hanya... diam? Mungkin, jika memilih marah, itu akan berakhir buruk, pada umumnya. Balas dendam? Oh, ayolah. Itu tak akan selesai seperti yang kamu inginkan. Seperti ketika kamu pernah mengecewakan orang, seperti apa respon yang ingin orang itu berikan kepadamu... tentu saja memaafkan kita. Hal tadi adalah teori,namun jiwa dan rasa sukar dikendalikan oleh kebanyakan orang. Kita bisa marah, agar orang itu tahu jika kita tak menyukai perbuatan itu. Kita dapat balas rasa kecewa itu dengan pelajaran yang baru. Diam? jangan hanya diam, kecuali kalau kamu ingin dia tak pernah mengerti kesalahan dirinya sendiri. Bantu dirinya untuk memperbaiki diri dengan mengingatkan, tak perlu marah agar rasa kecewa itu tak terulang kepada orang lain, cukup diri kita yang terakhir. Berikut contohnya, buruk sih. Jangan tiru diriku yang hanya diam atas kekecewaan. Kubuat pengecu...