Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

Pahlawan Kemerdekaan Kedua

PAHLAWAN KEMERDEKAAN KEDUA Angin musim kemarau mengayunkan pohon dan rerumputan yang berkuasa penuh mengalahkan coklatnya tanah di puncak bukit kota. Tampak dua orang pemuda bersandar dengan salah satu dari mereka bernyanyi dengan mata tepejam. Terlihat anggun.             “Hey Klen! Apa yang kamu pikirkan?”             “Tentang?” jawabnya asal, pikirnya sedang jauh disana sebenarnya.             “Ketika di kelas tadi kamu yang menulis surat tentang sikap kita sebagai generasi muda saat ini. Itu kamu kan?”             “Aku tak tau apa yang kamu maksud, Ben! Aku juga penasaran siapa yang menulis surat itu. Dan sekarang, aku masih memikirkannya.” ujarnya.             “Aku tak percaya jika bukan kamu yang ...