Tumbuhan Pemakan Serangga, Si Kantong Semar

Buat apa dia makan serangga??!

Sumber : pitchersplant.com
Ternyataa... nggak hanya hewan sama manusia saja loh ya yang bisa makan hewan! Ada yang belum pernah melihat tumbuhan ini? Memang jarang ditemukan ya! Tumbuhan yang memiliki nama latin Nepenthes sp ini karena pemakan serangga, membuat bentuk tumbuhan ini menjadi unik ya nggak? Kalau dilihat-lihat bentuk luar tumbuhan ini sih..... emm, coba kita deskripsikan seperti ini :
  • Kantong Semar berperawakan tumbuhan merambat (liana)
Tumbuhan yang merambat biasanya membutuhkan tumbuhan lain untuk menjadi indang dan menopang tumbuhan liana agar mendapatkan sinar matahari.
  • Daun tebal dan berbentuk lanset
  • Kantong kantong ini bersayap pada bagian bawah dan menghilang pada bagian atas dinding lubang.
  • Warna kantong biasanya lurik-lurik dengan warna gelap dan terang yang berselingan
Mungkin saja, ketika kalian menjumpai kantong semar tapi berbeda cirinya dari yang disebutkan di atas, bisa jadi itu adalah spesies lain. Kalau yang dicirikan di atas ini adalah Kantong Semar Sumatra (Nepenthes sumatrana). Karena setiap spesies memiliki bentuk habitus dan ciri khusus yang berbeda. 
Kita semua tau, bentuk yang unik, variasi warna, ukuran kantong semar tentunya menjadi daya tarik untuk dijadikan tanaman hias. Menurut Handayani (2001) yang serupa dengan Handayani, Mansur (2006) menyatakan bahwa kantong dengan berbagai corak warnanya memiliki nilai seni yang khas dan jika dikembangkan mempunyai potensi sebagai tanaman hias yang unik. Kantong dari kantong semar ini merupakan modifikasi dari ujung daun yang juga memiliki fungsi unik yang dapat menjebak serangga untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya yang tidak tersedia pada habitatnya di alam. (Clarke, 1997)
Selain itu, beberapa potensi lain yang dipunyai oleh tumbuhan kantong ini,
1.      Sebagai Serapan CO2
Tanaman kantong semar juga dapat berpotensi dalam proses penyerapan CO2. Tanaman kantong semar yang memiliki daya serap tinggi akan menunjukkan tingkat pertumbuhan yang lebih cepat. (Mansur, 2017) Selain itu, laju penyerapan CO2 juga dipengaruhi oleh kondisi alamnya. Handayani (2013) menyebutkan bahwa laju serapan CO2 lebih tinggi pda kantong semar yang berada pada habitatnya sendiri (kondisi alam in-situ) daripada ex-situ.

2.      Sebagai Indikator Iklim
Jika pada suatu kawasan ditumbuhi oleh kantong semar, maka kawasan tersebut memiliki tingkat curah hujan tinggi dengan kelembaban di atas 75% dan memiliki tanah yang miskin unsur hara. (Witarto, 2006)

3.      Sebagai Tumbuhan Obat
Cairan dari kantong semar yang masih tertutup dapat dijadikan sebagai obat batuk. (Witarto,2006)

4.      Sebagai Sumber Air bagi Petualang
Cairan dalam kantong semar yang masih tertutup memiliki pH netral yaitu sekitar 6-7. Cairan yang dapat diminum hanya pada kantong semar yang masih tertutup. Kantong semar yang sudah terbuka, cairannya sudah terkontaminasi oleh serangga dan memiliki pH 3 sehingga rasanya masam. (Witarto,2006)
5.      Batangnya sebagai Pengganti Tali

Sumber : gramho.com
Habitat Nepenthes sumatrana cukup khusus mengingat nama penunjuk jenis ini adalah 'sumatrana'. Kantong Semar Sumatra tumbuh pada lereng curam dan tebing di hutan lebat pada ketinggian rendah di sekitar Sibolga, di pantai barat laut dari Sumatra, Indonesia. Ya secara umum seperti tumbuhan ini akan lebih cocok hidup dan subur di hutan tropis atau subtropis seperti negara-negara di Asia. Jadi, kalau dijadikan tanaman hias, butuh berpikir ulang lagi nih!
Pasalnya, menurut IUCN Red List atau Badan Internasional yang melakukan pendataan tentang spesies terancam menyebutkan, bahwa kantong semar masuk dalam kategori critically endangered alias kritis. Jadi, kita sebagai manusia yang baik, bukan kah melindungi mereka di habitat aslinya? Karena mereka juga perlu hidup kan?

Tim penulis :
Aidah Fitriana
Ana Atia Rahmawati Zahra
Inayatu Sholikhah
Tri Setia Kurnia Nuri

Clarke, C. (1997). Nepenthes of Borneo, 326. Natural History Publications (Borneo), Kota Kinabalu.
Handayani, T. (2001). Nepenthes spp. Koleksi Kebun Raya Bogor yang Berpotensi Sebagai Tanaman Hias. Warta Kebun Raya 3. 1 Mei 2001. Hlm. 366-371
                      ,dkk. (2013). Variasi Serapan Karbondioksida (CO2) Jenis-Jenis Pohon di “Ecopark”, Cibinong dan Kaitannya dengan Potensi Mitigasi Gas Rumah Kaca. Buletin Kebun Raya, 6(1) : 37-49
Mansur, M. (2006). Nephentes Kantong Semar yang Unik. Jakarta : Penebar Swadaya
            .        (2017). Potensi Serapan CO2 pada Beberapa Jenis Kantong Semar (Nepenthes spp) Dataran Rendah. Berita Biologi, 16(1) : 47-57  
Witarto, A.B. (2006). Protein Pencerna di Kantong Semar. Bogor : LIPI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pahlawan Kemerdekaan Kedua

BUKAN SEKEDAR ANGAN!