Indonesia dan keberagaman Agama
Inilah Negeriku. dari sabang yang terbentang dari pulau Sumatra hingga Merauke yang terletak di Pulau Papua. disinilah aku tinggal, bermain, belajar, bekerja dan bahagia. Indonesia yang mempunyai beribu bahasa, etnis, suku, budaya dan agama. membaur menjadi Indonesia Nusantara. Masih terekam jelas di kepalaku, dalam catatan sejarah akan masa masa dimana Indonesia ini baru saja Merdeka. semangat pahlawan nasional dalam mempersiapkannya. dan kita, sebagai generasi penerus akankah membiarkannya begitu saja? membiarkan bangsa lain kembali menjajah kita?
Saat ini, setelah 79 tahun Indonesia merdeka, Indonesia kembali dijajah oleh negara lain. dengan penjajahan yang tersistem. bukan seperti dulu lagi. kita ini belum merdeka, kawan. beginilah jadinya, budaya barat yang masuk membuat kita lupa akan diri kita sebagai bangsa Indonesia. kita mengaku mencintai Indonesia tapi sama saja jika kita tak merealisasikannya.
Permasalahan yang terjadi di Indonesia misalnya. Demokrasi yang sedang berjalan saat ini adalah sistem Presidensial. masalah akan siapa yang menjadi pemimpin dilakukan dengan pemilihan umum. tentu saja, siapapun yang akan menjadi pemimpin kita, kita harus menerimanya. entah itu pilihan kita atau bukan. realitanya, Indonesia terdiri dari berbagai agama dengan mayoritas Islam. akan tetapi, orang Islam juga tidak bisa mengibah sistem demokrasi ini menjadi sesuai syariat Islam karena disini masih ada warga negara Indonesia non-Islam. dan jika pada saat pemilihan pemimpin yang terpilih adalah orang non-Islam pun kita harus menerimanya. bukan berati jika orang tersebut bukan Islam berati ia kafir. bukan! lain hal jika orang itu menghina ataupun memiliki rasa dengki terhadap agama lain. karena ang namanya pemimpin itu harus ADIL! tak memandang dari mana ia berasal.
pasti, dalam beragama setiap orang mempunyai fanatisme terhadap kepercayaan yang mereka anut. tapi, bukan berati kita boleh memaksa orang lain untuk menganut agama yang sama. bahkan, dalam UUD 1945 pasal 28E ayat 1 menyebutkan bahwa:
Saat ini, setelah 79 tahun Indonesia merdeka, Indonesia kembali dijajah oleh negara lain. dengan penjajahan yang tersistem. bukan seperti dulu lagi. kita ini belum merdeka, kawan. beginilah jadinya, budaya barat yang masuk membuat kita lupa akan diri kita sebagai bangsa Indonesia. kita mengaku mencintai Indonesia tapi sama saja jika kita tak merealisasikannya.
Permasalahan yang terjadi di Indonesia misalnya. Demokrasi yang sedang berjalan saat ini adalah sistem Presidensial. masalah akan siapa yang menjadi pemimpin dilakukan dengan pemilihan umum. tentu saja, siapapun yang akan menjadi pemimpin kita, kita harus menerimanya. entah itu pilihan kita atau bukan. realitanya, Indonesia terdiri dari berbagai agama dengan mayoritas Islam. akan tetapi, orang Islam juga tidak bisa mengibah sistem demokrasi ini menjadi sesuai syariat Islam karena disini masih ada warga negara Indonesia non-Islam. dan jika pada saat pemilihan pemimpin yang terpilih adalah orang non-Islam pun kita harus menerimanya. bukan berati jika orang tersebut bukan Islam berati ia kafir. bukan! lain hal jika orang itu menghina ataupun memiliki rasa dengki terhadap agama lain. karena ang namanya pemimpin itu harus ADIL! tak memandang dari mana ia berasal.
pasti, dalam beragama setiap orang mempunyai fanatisme terhadap kepercayaan yang mereka anut. tapi, bukan berati kita boleh memaksa orang lain untuk menganut agama yang sama. bahkan, dalam UUD 1945 pasal 28E ayat 1 menyebutkan bahwa:
“Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.”jika kita memaksakan agama kita kepada orang lain tentunya kita akan melanggar hak asasi orang lain. jadi, sebagai warga negara dan penganut agama yang baik, kita harus menghargai dan memiliki toleransi terhadap umat beragama yang lain. mari, kita jadikan Indonesia negara yang maju dengan mengahargai setiap perbedaan yang ada dan menjadikannya ciri khas dari Indonesia. {}

Komentar
Posting Komentar